.

Kamis, 30 Juli 2009

Membangun FTP Server Pada Windows 2008 Server

Pengertian FTP
FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. FTP terdiri dari sebuah
client dan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses /pertukaran
transfer data antara dua komputer ( client dan server ). Transfer yang file/ data ini dapat
teradi antara komputer yang berbentuk mainframe dan sebuah komputer di jaringan
lokal. Atau transfer data dapat terjadi dari komputer kita ke server FTP melalui internet.
FTP merupakan aplikasi yang sangat berguna ( powerful) karena aplikasi ini
menyediakan akses kepada pengunjung atau user untuk mengakses data yang tersimpan
pada server tersebut, dan dapat diakses oleh sejumlah besar komputer secara bersamaan.

1. Konsep Dasar FTP Server
FTP atau File Transfer Protocol merupakan service yang digunakan untuk
keperluan transfer file. Dengan memanfaatkan service FTP, user dapat mengirim
(upload) file ke server dan dapat mengambil (download) file dari server. Seperti halnya telnet, service FTP dianggap kurang secure. Karena data yang dikirim tidak di-enkripsi.

FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan
layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila
mendapat request dari FTP client.
FTP Client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tukar
menukar file. Jika terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download,
meng-upload, menghapus, dll sesuai dengan izin yang diberikan oleh FTP server.
Di bawah ini alurnya :



FTP menggunakan connection controlling TCP (Transmission Control Protocol)
sebagai protocol transmission yang menjamin data diterima oleh recipient. Oleh karena
itu tidak perlu adanya paket loss atau error checking selama koneksi masih tersambung.


Secara “gamblangnya” TCP memastikan setiap data yang dikirim atau diterima hanya
sekali (sesuai request) tanpa error dan pada urutan yang benar.
Data transmission membedakan antara beberapa tipe transfer yang mana
completion dalam stream mode ditandai oleh end-of-file (EOF) dan dalam dua tipe
transfer selanjutnya dengan end-of- record (EOR).
• Stream
• Block
• Compressed
• ASCII
• Binary
ASCII-mode digunakan untuk transfer data berupa text file, sedangkan pada
Binary-mode digunakan untuk transfer data berupa program atau sejenisnya. Tetapi
sekarang user tidak perlu khawatir karena hampir semua FTP clients akan secara
otomatis mengenali tipe data yang akan di-transfer.
Karena user recognition dan password authentification tidak dilakukan
pengenkripsian, sangat penting untuk memperhatikan potensial resiko keamanan yang
dapat terjadi. Inilah yang menjadi alasan diperlukannya pemikiran mengenai keamanan
pada FTP.

2. Mode Dalam FTP
FTP biasanya menggunakan dua buah port untuk koneksi yaitu port 20 dan port
21 dan berjalan exclusively melalui TCP bukan UDP. FTP Server mendengar pada port
21 untuk incoming connection dari FTP client. Biasanya port 21 adalah command port
dan port 20 adalah data port. Pada FTP server, terdapat 2 mode koneksi yaitu aktif mode(active mode) dan pasif mode (passive mode).

a. Active Mode
Pada aktif mode ini, server secara aktif terhubung dengan client. Untuk melakukan
pengaturan aktif mode, client mengirimkan sebuah port command ke server,
menentukan alamat dan nomor port dari client yang sedang mendengar. Bila suatu
koneksi diperlukan, server memulai suatu koneksi ke client di alamat ini. Secara umum, server bertanggung jawab untuk menutup koneksi-koneksi ini.

b. Passive Mode
Pada pasif mode, client memulai koneksi dengan server dengan memecahkan
permasalahan dalam firewall penyaring koneksi port data ke client menuju server.
Pertama, client menghubungi server pada command port dan mengeluarkan perintah
PASV. Server kemudian memberikan jawaban dengan port 2024, memberitahu client
bahwa port tersebut sedang mendengarkan untuk koneksi data. Kemudian, client
memulai koneksi data dari data port-nya ke data port yang telah ditentukan oleh server.

3. Karakteristik FTP
• Berorientasi sambungan (connection-oriented): Sebelum data dapat
ditransmisikan antara dua host, dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi
harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu.
Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP
(TCP connection termination). Full-duplex: Untuk setiap host TCP, koneksi
yang terjadi antara dua host terdiri atas dua buah jalur, yakni jalur keluar dan
jalur masuk.

• Dapat diandalkan (reliable): Data yang dikirimkan ke sebuah koneksi TCP
akan diurutkan dengan sebuah nomor urut paket dan akan mengharapkan
paket positive acknowledgment dari penerima. Jika tidak ada paket
Acknowledgment dari penerima, maka segmen TCP (protocol data unit dalam
protokol TCP) akan ditransmisikan ulang.

• Byte stream: TCP melihat data yang dikirimkan dan diterima melalui dua jalur
masuk dan jalur keluar TCP sebagai sebuah byte stream yang berdekatan
(kontigu). Nomor urut TCP dan nomor acknowlegment dalam setiap header
TCP didefinisikan juga dalam bentuk byte.

• Memiliki layanan flow control: Untuk mencegah data terlalu banyak
dikirimkan pada satu waktu, yang akhirnya membuat "macet" jaringan
internetwork IP, TCP mengimplementasikan layanan flow control yang
dimiliki oleh pihak pengirim yang secara terus menerus memantau dan
membatasi jumlah data yang dikirimkan pada satu waktu. Untuk mencegah
pihak penerima untuk memperoleh data yang tidak dapat disangganya
(buffer), TCP juga mengimplementasikan flow control dalam pihak penerima,
yang mengindikasikan jumlah buffer yang masih tersedia dalam pihak
penerima.

• Mengirimkan paket secara "one-to-one": hal ini karena memang TCP harus
membuat sebuah sirkuit logis antara dua buah protokol lapisan aplikasi agar
saling dapat berkomunikasi. TCP tidak menyediakan layanan pengiriman data
secara one-to-many.

a. Kelebihan FTP dibanding Protocol Lain (HTTP)
• FTP client memiliki fitur untuk resume upload ketika terjadi kesalahan
ditengah jalan, proses upload masih bias dilanjutkan.
• FTP memang dibuat untuk memindahkan data dengan reliably dan efisien.
• HTTP memiliki fitur timeout, dimana ketika terjadi timeout dicapai,
hubungan antara server dan client diputus tanpa ada pemberitahuan kepada
client.
• FTP client bisa dibuat untuk berbagai media seperti desktop, web, mobile dan
sebagainya

b. Kelemahan FTP
• FTP sebenarnya kurang aman untuk mentransfer file karena file tersebut
ditransfer tanpa melalui enkripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear text.
Mode text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format
Binary. Secara default, ftp menggunakan mode ASCII untuk transfer data.
Karena pengirimannya tanpa enkripsi, maka username, password, data yang
ditransfer, maupun perintah yang dikirim dapat di sniffing oleh orang dengan
menggunakan protocol analyzer (Sniffer).

Download Artikel Lengkap di sini.


Baca Selengkapnya »

Rabu, 13 Mei 2009

Konfigurasi Filezilla Client


Secara teknis, aplikasi FTP disebut sebagai FTP client, dan yang populer digunakan saat ini antara lain Filezilla Client dan SmartFTP, Aplikasi-aplikasi ini umumnya dimanfaatkan untuk transaksi FTP yang bersifat dua arah (active FTP). Modus ini memungkinkan pengguna untuk melakukan baik proses upload maupun proses download. Tidak semua semua server FTP dapat diakses dalam modus active. Untuk mencegah penyalahgunaan yang dapat berakibat fatal bagi sebuah server FTP maka pengguna FTP untuk modus active harus memiliki hak akses untuk mengirimkan file ke sebuah server FTP. Hak akses tersebut berupa sebuah login name dan password sebagai kunci untuk memasuki sebuah sistem FTP server. Untuk modus passive, selama memang
tidak ada restriksi dari pengelola server, umumnya dapat dilakukan oleh semua pengguna dengan modus anonymous login (log in secara anonim). Kegiatan mendownload software dari Internet misalnya, juga dapat digolongkan sebagai passive FTP.

Untuk Tutorial lebih lengkapnya silahkan downlaod disini.


Baca Selengkapnya »

Jumat, 13 Maret 2009

FTP Server

MENGENAL DAN MENGGUNAKAN FTP

Pengertian FTP

FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. FTP terdiri dari sebuah client dan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses /pertukaran transfer data antara dua komputer ( client dan server ). Transfer yang file/ data ini dapat teradi antara komputer yang berbentuk mainframe dan sebuah komputer di jaringan lokal. Atau transfer data dapat terjadi dari komputer kita ke server FTP melalui internet. FTP merupakan aplikasi yang sangat berguna ( powerful) karena aplikasi ini menyediakan akses kepada pengunjung atau user untuk mengakses data yang tersimpan pada server tersebut, dan dapat diakses oleh sejumlah besar komputer secara bersamaan.

Proses yang terjadi pada FTP

Secara garis besar, Proses transfer data atau file pada FTP memiliki dua alur.Alur yang pertama adalah proses transfer data dari komputer local ( komputer kita ) ke komputer server (komputer remote) yang menyediakan akses ftp, Proses ini di kenal sebagai proses UPLOAD, sedangkan proses transfer data dari komputer server ( remote ke komputer local ( komputer kita ) dinamakan prosess DOWNLOAD.



Di bawah ini adalah alur nya :





Manfaat FTP

Untuk mengambil data / file
Untuk mendownload software
Untuk menaruh data pada komputer
FTP digunakan juga sebagai sarana mentransfer file dari komputer berbasis Windows ke UNIX. Bila kita adalah pengguna Pine sebagai program emailnya, maka jika mengirimkan email dengan menyisipkan file attach, kita diharuskan meletakkan file yang dikirim tersebut kedalam server (maiser). Proses peletakan ini dilakukan oleh FTP.

Bentuk FTP

Bentuk dasar dari ftp adalah : ftp://host.domain

2 macam FTP berdasarkan hak akses nya :

1. FTP User

FTP user artinya ftp yang dapat di akses dan memiliki permisi hanya di batasi hanya untuk user tertentu. Karena ftp user disertakan suatu autentifikasi bila kita akan mengakses ke dalam nya.


2. FTP anonymous

FTP anonymous artinya, FTP yang disediakan secara anonymous/ tanpa nama, dengan kata lain FTP tersebut dapat di akses oleh siapapun dan biasanya tanpa password, ataupun bila di minta password,. Biasanya server meminta alamat email kita sebagai password nya untuk ferivikasi.


FTP Server

FTP Server adalah Komputer Server yang memberikan akses FTP ke Intranet ( local) maupun Internet ( global).

Macam – macam software pembangun FTP server:

* FTPd
* pro-FTPd
* Wu-FTPd
* ftpX
* Troll-FTPd
* dll

FTP Client
FTP client adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan transfer file dalam lingkungan internet menggunakan standar dari FTP (File Transfer Protocol). Proses transfer file dalam lingkungan internet hampir sama seperti proses transfer lingkungan DOS, hanya saja terdapat beberapa kelebihan.FTP Client terdapat (dalam terinstall ) pada komputer kita, dan dapat melakukan process ftp ke Server yang memberikan akses FTP ( FTP-server).


Baca Selengkapnya »

Kamis, 12 Maret 2009

Membuat FTP Server Sendiri

Sebenarnya masih banyak software FTP yang lain yang bisa digunakan di windows, tapi disini Gw pake Filezilla Server. Sebetulnya di Windows XP Professional sendiri sudah ada fasilitas pembuatan FTP Server melalui IIS (Internet Information Services) tetapi Gw kurang suka dengan IIS maka dari itu Gw pake ini.

Untuk menggunakan Filezilla Server cukup mudah:

  1. Download dulu installer-nya. Ukuran file-nya kecil koq cuman 2,3MB saja.
  2. Setelah terdownload, klik ganda file hasil download tadi.
  3. Lalu ikuti semua langkah yang ada (hanya klik tombol Next melulu).
  4. Setelah instalasi selesai, buka aplikasi FileZilla Server Interface.
  5. Anda akan di suguhi layar login, untuk pertama kali biarkan password kosong lalu klik tombol OK.


  6. Perhatikan pesan yang ada, jika anda mendapat pesan seperti gambar di bawah ini, berarti anda sudah terkonek dengan FTP server anda.


  7. Jika pengguna FTP server ini berjumlah lebih dari satu, lebih baik anda mulai kelompokan pengguna menurut level-nya sehingga anda akan mudah mengaturnya nanti, juga FTP server bisa lebih aman. Buat dulu group-nya dengan klik menu Edit -> Groups. Buat group baru dengan klik tombol Add.


  8. Jangan lupa untuk mengarahkan group ini ke satu folder home. Arahkan ke folder yang akan di akses group ini. Klik di menu kiri Shared folders. Set juga permission group yang bersangkutan ke satu shared folder yang telah di tentukan. Klik tombol OK jika semua sudah terkonfigurasi.


  9. Sekarang set Users. Users inilah nanti yang akan kita gunakan untuk login ke FTP server ini. Klik menu Edit -> Users. Sama dengan group, tambahkan nama dengan klik Add. Berikan nama dan pilih groupnya lalu tekan tombol OK. Untuk memberikan password pada user tersebut. Centang radio box Password dan isikan password nya.


  10. Jika shared folder dan user udah dibikin, sekarang tiba saatnya untuk mencoba. Anda bisa memakai FTP client seperti Filezilla atau menggunakan FTP tool punya Windows. Kasus ini saya akan menggunan FTP tool punya Windows. Klik Start -> Run, ketik cmd di kotak isian lalu tekan enter. Ketikkan di prompt ftp 127.0.0.1 lalu tekan enter. Jika setting anda sudah benar semua, maka FTP client pun tersambung ke sistem anda.


  11. Semua aktifitas client akan di tampilkan di tampilan FTP server.


  12. Selesai sudah! Tidak rumit kan? Intinya Download, instal, buka, beri group & nama dan set folder yang akan di akses. That’t it… simpel sekali. Semoga membantu.


Baca Selengkapnya »