.

Selasa, 28 September 2010

Komentar Spam Filtering, Sistem Komentar Baru di Blogger

Blogging adalah kegiatan yang menyenangkan, yang membuat kita dapat berkomunikasi dengan orang lain dari seluruh dunia. Sayangnya, banyak webmaster menggunakan sistem komentar untuk melakukan aktivitas spamming. Spamming komentar blog kita dengan komentar yang tidak berhubungan, bahkan menempatkan link promosi mereka.

Untuk mengatasi ini, Tim Blogger telah mengintegrasikan teknologi Google penyaringan spam ke dalam sistem komentar Blogger. Beberapa dari pengguna Blogger akan melihat yang baru, yaitu "tab Komentar" (Catatan:. Tim Blogger secara bertahap rolling ini kepada semua pengguna, sehingga sebagian dari Anda mungkin tidak melihat tab Komentar baru tsb). Pada tab Komentar, ada Spam sub-tab yang menunjukkan semua komentar yang kemungkinan spam.


Baca Selengkapnya »

Minggu, 26 September 2010

20 Mei: Pemaksaan Sejarah (Budi Utomo vs Syarikat Islam)

Akhir2 ini sedang marak perayaan yang disebut 1 abad “kebangkitan nasional” yang mengacu pada berdirinya Budi Utomo 20 Mei 1908 dengan alasan Budi Utomo adalah organisasi pelopor pergerakan, padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa 20 Mei sebagai hari kebangkitan nasional adalah kekeliruan. Karena berdasar fakta sejarah Syarikat Islam berdiri lebih dulu (1905), di lain sisi juga tidak ada alasan yang menguatkan Budi Utomo sebagai organisasi yang layak disebut pelopor perjuangan kemerdekaan. Biar lebih enak saya bahas point by point:

Mana yang lebih dulu?
Syarikat Dagang Islam (SDI) yang kemudian berubah menjadi Syarikat Islam (SI) berdiri tahun 16 Oktober 1905 oleh Haji Samanhudi dan HOS. Tjokroaminoto, ini lebih dulu 3 tahun sebelum adanya Budi Utomo yang baru berdiri 20 Mei 1908, dimana perkumpulan BU ini dipimpin oleh para ambtenaar, yakni para pegawai negeri yang setia terhadap pemerintah kolonial Belanda. Tapi entah karena kebodohan atau memang kesengajaan, buku pelajaran sejarah yang beredar di kalangan pelajar seakan menutup-nutupi hal ini. :?


Baca Selengkapnya »

Kamis, 23 September 2010

Stasiun Satelit Luar Angkasa Terbesar Israel, Terungkap

Sebuah koran Prancis mengungkap ditemukannya stasiun satelit luar angkasa milik Israel di Naqab. Tujuan utama stasiun ini adalah menyadap wilayah terbesar di dunia. Satelit ini bertugas menjadi salah satu divisi intelijen Israel yang memantau, menyadap, menyebarkan gangguan sinyal yang membutuhkan sarana teknologi tinggi.

Pangkalan rahasia Israel ini – menurut harian Law Mond Diplomatic – terletak di padang Naqab dekat Kibbutz Urim. Ini merupakan pangkalan penyadapan paling penting bagi Israel. satelit ini berada di bawah satuan intelijen 8200 badan intelijen Israel.


Baca Selengkapnya »

“Pembakaran Al-Qur’an”: Rencana Keji Kaum Salibis

UNTUK ke sekian kalinya umat Islam diuji iman dan kesabarannya. Betapa tidak. Di bulan Ramadhan yang berkah ini umat dihadapkan pada propaganda busuk sekelompok kaum Kristiani (Salibis) di AS. Terry Jones, pendeta (pastor) senior Gereja Dove World Outreach Center di Gainesville, Florida, Amerika Serikat, menyerukan ke seluruh gereja dunia dan warga Amerika untuk terlibat memperingati Tragedi 11 September 2001 (Penghancuran Gedung Kembar WTC) dengan menjadikannya sebagai “International Burn a Koran Day” (Hari Membakar Alquran Internasional). Hari tersebut kemungkinan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1431 H.


Baca Selengkapnya »

Rabu, 22 September 2010

Karena Sesungguhnya Kaum Muslimin Bersaudara...

Khalifah Umar bin Khaththab ra, seorang sahabat Rasulullah SAW, adalah seorang pemimpin yang dikenal sangat adil, tegas, disiplin namun sangat humanis di zamannya. Banyak orang yang mulanya menentang islam, namun akhirnya tersadar dan insyaf karena kepemimpinan Sayyidina Umar bin Khaththab.

Suatu hari, seseorang datang kepada khalifah umar seraya menyerahkan diri untuk diadili karena telah membunuh sesama muslim. Pengadilan pun digelar dan vonis pun dijatuhkan kepada orang tersebut berupa hukum qisas. Namun, sebelum hukuman diberlakukan, khalifah Umar bin Khaththab bertanya kepada terdakwa tentang permintaan terakhirnya. Si terdakwa pun berkata, “Izinkan saya pulang ke kampung halaman untuk berpamitan kepada sanak keluarga serta membayar hutang-hutang saya”. Khalifah umar pun mengabulkan permintaan terakhir si terdakwa karena dinilai masuk akal.

Namun, ada satu hal yang menjadi pertimbangan. Dikarenakan tempat tinggal terdakwa terlalu jauh, maka sang Khalifah menginginkan adanya seorang penjamin bagi terdakwa untuk di qisas jika sekiranya nanti si terdakwa akan melarikan diri. Sesaat, si terdakwa menatap kerumunan orang-orang yang tengah menyaksikan prosesi pengadilan dirinya, namun ia akhirnya tertunduk sedih, karena mendapati bahwa ia tidak mempunyai seorang keluarga pun di kota ini.


Baca Selengkapnya »